Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dapatkah Rasionalitas Berpikir Bertahan di Zaman Artificial Intelligence? 
Advertisement . Scroll to see content

Penyerahan Kognitif dan Pabrikasi Ingatan Palsu: Distopia Artificial Intelligence?

Rabu, 04 November 2026 - 21:33:00 WIB
Penyerahan Kognitif dan Pabrikasi Ingatan Palsu: Distopia Artificial Intelligence?
Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital, Dr. Firman Kurniawan S. (Foto: Dok Pribadi)
Advertisement . Scroll to see content

Eksperimen dibagi menjadi beberapa sesi. Setelah seluruh sesi berakhir, aktivitas otak peserta diukur menggunakan electroencephalography (EEG). Hasilnya menunjukkan kelompok yang hanya mengandalkan kemampuan berpikir sendiri memiliki keterhubungan antarjaringan saraf paling kuat dan luas. Kelompok pengguna search engine menunjukkan keterhubungan medium sedangkan kelompok pengguna ChatGPT menunjukkan keterhubungan yang paling lemah. Para peneliti kemudian menyimpulkan, semakin besar kerja kognitif mengandalkan penggunaan perangkat eksternal, makin rendah pula aktivitas kognitif yang terdeteksi. Tak tampak aktivitas otak yang seharusnya terjadi. 

Cognitive surrender dapat menghasilkan keadaan yang disebut cognitive debt atau utang kognitif. Kondisi ini menggambarkan keadaan ketika otak seharusnya aktif menyelesaikan persoalan yang dihadapi, tetapi justru mengandalkan dukungan eksternal.

Karena itu, kembali pada pernyataan pembuka di atas, peradaban tak perlu khawatir terhadap kecerdasan AI yang makin super jika manusia tidak mereduksi kemampuan berpikirnya sendiri dengan menyerahkan proses kognitif kepada teknologi yang diciptakannya. Lalu, apa tujuan akhir dari pengembangan teknologi jika justru merusak kemampuan berpikir manusia dengan teknologi yang diciptakannya?

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut