Perang AS-Israel vs Iran Ganggu Distribusi Global, Pasokan Pelumas ke RI Tertahan?
Dampak dari gangguan ini mulai dirasakan di Indonesia. Pengiriman pelumas dari Uni Emirat Arab mengalami penundaan, meskipun stok dalam negeri saat ini masih tergolong aman.
Ismet menyebut cadangan pelumas di Indonesia bervariasi, mulai dari 3 bulan hingga 8–9 bulan tergantung jenis produk. Namun, jika konflik berlanjut, potensi tekanan terhadap pasokan tetap terbuka.
Selain itu, risiko kenaikan harga juga mulai membayangi. Meski saat ini perusahaan masih menahan harga, lonjakan tidak bisa dihindari jika kondisi global semakin memburuk.
"Kami masih wait and see. Kami tidak ingin menaikkan harga tanpa alasan, tapi kalau memang ada lonjakan global, tentu akan ikut terdampak," ujarnya.
Di tengah ketidakpastian global, pasar pelumas domestik diperkirakan tetap tumbuh, didorong oleh peningkatan jumlah kendaraan. Segmen otomotif, khususnya mobil, masih menjadi kontributor utama.
Pelaku industri berharap konflik segera mereda agar jalur distribusi kembali normal dan tidak menimbulkan tekanan lebih lanjut terhadap pasokan serta harga di pasar dalam negeri.
Editor: Muhammad Sukardi