Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Jamin Stok Pangan RI Aman di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
Advertisement . Scroll to see content

Perang AS-Israel Vs Iran Memanas, Kepala Bappisus: Pangan-BBM Aman, Semua Baik-Baik Saja

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:21:00 WIB
Perang AS-Israel Vs Iran Memanas, Kepala Bappisus: Pangan-BBM Aman, Semua Baik-Baik Saja
Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto. (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

Aris pun kembali memastikan pemerintah sudah mengantisipasi gejolak ini. 

"Udah, udah diantisipasi ya. Dengan seluruh kementerian terkait. Kemarin Pak Presiden juga udah mengumpulkan semua. Kita meeting all-out setiap saat untuk bangsa dan negara," tutur dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berada dalam posisi yang relatif aman dalam menghadapi potensi krisis global, khususnya dari sisi ketahanan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di tengah situasi dunia yang saat ini diwarnai ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi.

Dalam acara Peresmian 218 Jembatan di berbagai wilayah Indonesia yang digelar secara virtual pada Senin (9/3/2026), Prabowo meyakinkan masyarakat di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah, Indonesia tidak perlu terlalu khawatir terhadap ketersediaan pangan.

“Banyak pihak akan mengalami kesulitan, tapi minimal kita aman dalam masalah pangan,” ujar dia.

Prabowo juga menyampaikan harapannya agar Indonesia ke depan tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, potensi sumber daya alam Indonesia seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang mendukung kemandirian energi nasional.

Selain itu, Prabowo juga mencermati dinamika global yang berpotensi menyeret berbagai negara ke dalam situasi krisis. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan serta penguatan kemandirian nasional di berbagai sektor strategis.

“Kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya. Pihak-pihak berkekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain dalam keadaan yang susah,” jelas dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut