Perayaan Natal Jurnalis Kristiani, Menkes Terawan: Jadilah Sahabat bagi Orang Lain

Eko Ardiyanto ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 21:56 WIB
Perayaan Natal Jurnalis Kristiani, Menkes Terawan: Jadilah Sahabat bagi Orang Lain

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (enam dari kiri) menghadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru Jurnalis Kristiani di Jakarta, Rabu (22/1/2020) malam. (Foto: iNews/Eko Ardiyanto).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menghadiri perayaan Natal dan Tahun Baru Jurnalis Kristiani di Auditorium Adhiyana Wisma Antara, Jakarta Pusat. Dalam perayaan Natal bersama para jurnalis ini, Terawan mengajak memaknai Natal dengan bersikap rendah hati untuk menjadi sahabat bagi semua orang.

Hadir dengan mengenakan batik lengan panjang, Menkes sempat melantunkan sebuah lagu berjudul "Masih Ada Jalan" di acara ini. Lagu tersebut merupakan ungkapan kesaksian Terawan selama menjalani hidup.

"Tuhan pasti memberikan jalan terbaik bagi hambanya yang mau meletakan Tuhan di depanya. Dan untuk menjadi sahabat Tuhan kita harus hidup melayani sesama yang membutuhkan pertolongan, karena Tuhan hadir di tengah-tengah orang susah, orang miskin, orang sakit, orang yang menderita," kata purnawirawan TNI jenderal bintang tiga ini, Rabu (22/1/2020) malam.

Terawan menuturkan, dirinya ingin bersahabat bagi semua orang. Untuk itu dirinya mau bersaksi. Cara untuk menjadi sahabat itu harus jadi sahabat semua orang.

"Semua wartawan yang bekerja di media yang mau menjadi sahabat harus menjadi hamba dahulu. Syarat mau jadi sahabat harus mau di-bully. Hamba itu pasti di-bully. Jadi saya selalu ingin bersikap sebagai hamba dan terus jadi pelayan. Di-bully nggak apa-apa," kata Menkes, yang langsung disambut tawa hadirin.

Petugas uji coba jalur kereta api di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (23/1/2020). (Foto: Antara)

Terawan menekankan, bila ingin jadi sahabat harus senantiasa rendah hati. ”Saya tetap senyum, berdoa dan bersyukur. Saya mau bagi ke teman-teman jurnalis supaya mereka lebih berbahagia dengan pekerjaan mereka sekarang. Kamu adalah sahabat saya,” ucap dokter alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.

Sementara itu, Pastor Letkol Yoseph Maria Marcelinus Bintoro dalam kotbahnya mengatakan bahwa merayakan Natal dalam terang kehadiran Ilahi yang menawarkan persahabatan berlandaskan cinta kasih, merupakan panggilan untuk keluar dari sekat-sekat suku, budaya, agama, dan lain-lain.

"Bagi umat Kristiani, panggilan tersebut merupakan suatu panggilan untuk menjadi murid sejati, yang mempraktikkan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga, gereja, dan masyarakat," jelas Romo Yos Bintoro.

Romo yang juga Perwira Menengah TNI AU dan saat ini menjabat sebagai Wakil Uskup TNI-Polri itu juga mengajak semua jurnalis untuk menjadi sahabat bagi sesama manusia.

Menurut dia, tema Natal “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” ini muncul di tengah masih ada persoalan yang mengganjal kebangsaan Indonesia. Akhir-akhir ini suasana kebangsaan sedang digerogoti tiga hal atau tiga kata yang kerap muncul di media massa maupun media sosial, yaitu intoleransi makin marak, radikalisme dan ujaran kebencian.

Peristiwa dan suasana Natal, kata Romo Yos , mendorong umat setiap hari menjadi manusia bagi orang lain serta memanusiakan orang lain.

Perayaan Natal bersama ini diikuti sekitar 150 jurnalis dan karyawan media massa. Perayaan yang mengambil tema “Jadilah Pewarta Damai Bagi Seluruh Umat Manusia” diisi juga dengan doa syafaat yang dibawakan Pendeta Steven Palit.

Usai perayaan Natal bersama para jurnalis, Ketua Panitia Pelaksana Dar Edi Yoga mengatakan bahwa Perayaan Natal Jurnalis Kristiani ini dimaksudkan untuk mempersatukan dan memberikan kegembiraan bagi sesama Jurnalis Kristiani.

"Ini juga sebagai bukti cinta kasih Tuhan atas umat-Nya selama ini sehingga dengan kegiatan ini membuat Iman kita semakin bertumbuh di dalam Tuhan dan tentu lebih membawa hidup kita penuh kelimpahan," ujarnya.


Editor : Zen Teguh