Perayaan Paskah di Gereja Katedral Angkat Tema Sila Ke-4 Pancasila

Antara ยท Minggu, 21 April 2019 - 15:11 WIB
Perayaan Paskah di Gereja Katedral Angkat Tema Sila Ke-4 Pancasila

Umat Katolik mengikuti Misa Hari raya Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (21/4/2019). Perayaan Paskah untuk memperingati kebangkitannya Yesus Kristes tersebut mengangkat tema Kita Berhikmat, Bangsa Bermartabat. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

JAKARTA, iNews.id – Perayaan Paskah di Gereja Katedral Jakarta mengangkat tema yang berasal dari sila keempat Pancasila, yakni “Kita Berhikmat, Bangsa Bermartabat”. Dengan hari kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, umat Katolik diajak untuk berhikmat.

“Tahun ini, kami mengangkat tema yang berasal dari sila keempat Pancasila. Tema ini membangkitkan semangat yang mendorong kita semua untuk menjadi pribadi, keluarga maupun komunitas yang berhikmat,” ujar Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Uskup menjelaskan, setiap tahun pihaknya mengangkat tema yang berasal dari Pancasila. Dimulai dari 2016, yang berasal dari sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa dan berakhir pada 2020 yang akan mengangkat tema dari sila kelima, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Uskup menjelaskan, berhikmat memiliki cakupan yang luas. Salah satunya cirinya yakni sejarah yang mempersatukan. Berhikmat dalam bahasa Pancasila memiliki makna serupa dengan menjadi semakin sempurna dalam kesucian.

“Ketika hikmat itu terwujud dalam hidup, dengan sendirinya martabat pribadi, keluarga, masyarakat kita akan terangkat. Hikmat adalah kearifan yang merupakan anugerah dari Allah,” kata Uskup Agung.

Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Ignasius Jonan, mengatakan, dengan semangat Paskah, diharapkan bisa membawa kedamaian dan ketenangan.

“Pemilu telah usai, kita kembali menjadi satu bangsa. Satu negara yang kompak yang mendukung dan membantu satu sama lain,” kata Jonan.

Rangkaian ibadah Paskah di Gereja Katedral Jakarta berlangsung sejak hari Kamis (17/4/2019) berjalan lancar tanpa ada kendala. Ibadah pekan suci Paskah dijalani mulai dari misa Kamis Putih, yang secara khusus mengenang malam perjamuan terakhir Yesus bersama 12 murid-muridnya.

Dalam ibadah ini, imam membasuh kaki umat sebagaimana Yesus membasuh kaki para muridnya. Hal ini memberi pesan agar umat mau melayani sesamanya dan saling mengasihi.

Selanjutnya ibadah dilanjutkan dengan Jumat Agung, untuk mengenang kisah sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib. Dalam ibadat ini digelar upacara penghormatan salib oleh para umat.

Selanjutnya, Sabtu Paskah dengan Upacara Cahaya dilanjutkan dengan nyanyian exultet atau himne doa, pembacaan liturgi sebanyak sembilan bacaan, pengulangan janji baptis, dan penyalaan lilin Paskah dari api baru. Ibadah dilanjutkan dengan perayaan Minggu Paskah.

Editor : Maria Christina