Periksa 4 Saksi, KPK Telusuri Aset Mobil Nurhadi

Antara ยท Kamis, 17 September 2020 - 08:48 WIB
Periksa 4 Saksi, KPK Telusuri Aset Mobil Nurhadi

Mantan Sekretaris MA Nurhadi ketika mendatangi KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Selasa (6/11/2018). (Foto: Antara/Hafidz Mubarak).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011—2016, Rabu (16/9/2020). Salah satunya dari unsur swasta bernama Nurfaizah.

Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Sekretaris MA, Nurhadi (NHD). Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan dua tersangka dalam kasus ini yaitu menantunya Rezky Herbiyono (RHE) dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS).

"Saksi Nurfaizah diperiksa terkait dugaan kepemilikan satu unit mobil Toyota Fortuner tersangka NHD," kata Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Di hari yang sama KPK juga memeriksa tiga saksi lain untuk kasus tersebut. Mereka yaitu dua notaris bernama Rismalena dan Herlinawan serta pegawai negeri sipil (PNS) di MA Kardi.

"Dua notaris diperiksa terkait aset-aset tersangka NHD yang dinotariskan. Sementara Kardi terkait permohonan saksi untuk melakukan peminjaman barang bukti berupa mobil," ucap Ali.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait dengan pengurusan sejumlah perkara di MA. Sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dan kini masih berstatus buron.

Dugaan penerimaan suap tersebut terkait dengan pengurusan perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) kurang lebih Rp14 miliar. Lalu perkara perdata sengketa saham di PT MIT kurang lebih Rp33,1 miliar dan gratifikasi terkait dengan perkara di pengadilan kurang lebih Rp12,9 miliar. Akumulasi yang diduga diterima sekitar Rp46 miliar.

Editor : Rizal Bomantama