Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Group: Jusuf Hamka Tendensius, Ingin Menjatuhkan, Menghasut, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum
Advertisement . Scroll to see content

Pertanyakan Rentetan Fitnah dan Hate Speech Jusuf Hamka, Legal Counsel MNC Group Chris Taufik: Salam dari Opik Jangkrik!

Rabu, 30 September 2026 - 10:56:00 WIB
Pertanyakan Rentetan Fitnah dan Hate Speech Jusuf Hamka, Legal Counsel MNC Group Chris Taufik: Salam dari Opik Jangkrik!
Legal Counsel MNC Group Chris Taufik merespons pernyataan Jusuf Hamka. (Foto: SindoNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Legal Counsel MNC GroupChris Taufik merespons pengusaha jalan tol Jusuf Hamka yang menyerang dirinya secara pribadi dan MNC Group dalam unggahan di akun media sosial Jusuf Hamka. Merespons pernyataan Jusuf Hamka yang menyebut dia sedang mencari pekerjaan, Chris menegaskan dirinya tidak sedang mencari pekerjaan kepada siapa pun.

"Saya melihat pernyataan di medsosnya yang menyebut bahwa saya sedang mencari pekerjaan. Saya tegaskan, saya tidak sedang mencari pekerjaan kepada siapa pun," kata Chris, Rabu (30/9/2026). 

"Saya sehari-hari menjalankan tugas dan tanggung jawab profesional saya sebagai Legal Counsel MNC Group," sambungnya. 

Selain serangan personal, Chris juga menyoroti pernyataan Jusuf Hamka yang dinilai banyak memuat fitnah. Di antaranya, terkait denda lingkungan hidup, tanah Kebon Sirih, pajak properti, hingga tuduhan menipu Presiden Prabowo Subianto. 

"Saya tegaskan, pernyataan-pernyataan tersebut adalah tidak benar dan merupakan fitnah, termasuk apalagi yang nyebut-nyebut saya cari pekerjaan dan membocorkan rahasia itu juga nggak benar," ujarnya. 

Chris menyayangkan pernyataan yang memuat fitnah tersebut. Terlebih, hal itu disampaikan melalui media sosial yang bisa diakses semua khalayak. 

Terkait hal itu, dia mengimbau Jusuf Hamka untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Menurutnya, kebebasan berekspresi bukan berarti bebas menyampaikan fitnah. 

"Jangan sembarangan melontarkan tuduhan yang menyerang kehormatan dan nama baik pihak lain. Kebebasan berbicara bukan berarti bebas menyampaikan fitnah, hoaks, berita bohong segala macam, jangan," ucapnya.

Chris menambahkan, dia tidak akan 'berbalas pantun' dengan pernyataan Jusuf Hamka yang menyerang pihaknya. Sebab, dia ingin mengisi media sosial dengan hal yang lebih bermanfaat. 

"Ranah digital itu mestinya kita isi hal-hal yang positif, hal-hal yang membangun, tidak saling mencaci dan mendegradasi satu dengan yang lain, kemudian setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik pasti memiliki konsekuensi serta tanggung jawab hukum, jadi saya pikir marilah kita sama-sama berhati-hati dan kita harus percaya terhadap fakta jangan hanya katanya saja," tuturnya.

"Salam dari Opik Jangkrik," pungkas Chris.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut