Pertemuan Wrap Up Program Pamsimas Tahun 2008-2022
Untuk itu, dalam Rencana Strategis Kementerian PUPR 2020-2024, dinyatakan bahwa tujuan pembangunan infrastruktur permukiman adalah meningkatnya pemenuhan infrastruktur permukiman yang layak dan aman dengan target 100 persen akses air minum layak dan 90 persen akses terhadap sanitasi.
Di tengah tantangan pemulihan ekonomi yang sedang kita hadapi, pemerintah berupaya untuk tetap menyediakan layanan akses air minum dan sanitasi, salah satunya melalui kegiatan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat seperti Pamsimas dalam rangka penyediaan lapangan kerja dan untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
Program Pamsimas yang dilaksanakan sejak 2008 hingga sekarang, telah berhasil menambah 24,5 juta akses air minum masyarakat di 35.928 desa/kelurahan pada 408 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan pelaksanaan kegiatan Pamsimas yang masih berlanjut.
Pelaksanaan Pamsimas tentunya memerlukan dukungan, komitmen, kerja sama, dan kolaborasi yang baik dari para pemangku kepentingan terkait sesuai peran dan kewenangannya, baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten atau kota, sampai dengan desa.
“Saya merasa senang karena program Pamsimas telah memberikan manfaat bagi masyarakat berupa kemudahan dalam mengakses air minum dan tersedianya kualitas air yang lebih baik. Namun demikian, masih ada hal yang perlu ditingkatkan yaitu pengelolaan pelayanan air minum oleh masyarakat," tutur Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah.
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan dan kerja samanya dalam penyelenggaraan program Pamsimas, dan berharap kerja sama yang telah dibina dengan baik selama ini dapat terus berlanjut, karena masih menyisakan tantangan untuk desa-desa yang belum mendapatkan layanan air minum.
Editor: Anindita Trinoviana