Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban saat Take Off, Berhasil Mendarat Selamat di Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Garuda Rute Jakarta-Makassar Pecah Ban usai Lepas Landas, Penumpang Selamat

Kamis, 03 September 2026 - 15:38:00 WIB
Pesawat Garuda Rute Jakarta-Makassar Pecah Ban usai Lepas Landas, Penumpang Selamat
Pesawat Garuda GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban usai lepas landas. (Foto: Kemenhub)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA604 rute Jakarta-Makassar pecah ban pada roda utama sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis (3/9/2026). Meski mengalami insiden tersebut, pesawat tetap melanjutkan penerbangan dan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F Laisa mengatakan, pesawat dengan registrasi PK-GFS tipe Boeing 737-800 itu mengalami pecah ban pada main wheel nomor 3.

Informasi mengenai insiden tersebut pertama kali diterima Tower JATSC Soekarno-Hatta pada pukul 05.52 WIB. Setelah dilakukan koordinasi, Pilot in Command (PIC) memutuskan penerbangan tetap dilanjutkan menuju Makassar.

Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mengantisipasi kemungkinan landasan pacu terhalang setelah pesawat mendarat sekaligus menyiapkan penanganan apabila diperlukan.

"Pesawat GA604 kemudian mendarat dengan selamat di landas pacu 03 Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA," kata Lukman dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Setelah pesawat mendarat, landas pacu kemudian ditutup sementara melalui NOTAM Nomor A3284/26. Penutupan dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk menangani pesawat.

Melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Ditjen Perhubungan Udara kemudian berkoordinasi dengan tim teknik Garuda Indonesia dan GMF AeroAsia untuk melakukan pemeriksaan terhadap pesawat.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya pecah ban pada main wheel nomor 3. Pesawat kemudian dilakukan towing dari runway menuju parking stand untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses perbaikan, termasuk penggantian main wheel," ujarnya.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 141 penumpang dan delapan awak pesawat berada di dalam pesawat. Seluruhnya telah ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Sebanyak 141 penumpang dan 8 awak pesawat telah ditangani dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Sebagai bagian dari penanganan insiden, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pembersihan landas pacu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta maupun Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris (FOD) yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Lukman memastikan Ditjen Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap proses pemeriksaan serta perbaikan pesawat GA604.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama dan akan terus melakukan koordinasi serta pemantauan terhadap proses pemeriksaan dan penanganan pesawat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut