PKS Tak Bahagia Jika Jadi Oposisi Sendiri

Felldy Utama ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 18:07 WIB
PKS Tak Bahagia Jika Jadi Oposisi Sendiri

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap partai politik yang pernah bergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur akan tetap bersama-sama di dalam barisan oposisi untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf lima tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, saat disinggung soal kemungkinan sejumlah partai politik bekas pendukung Prabowo-Sandi akan bergabung ke dalam koalisi pemerintahan Jokowi di periode keduanya. “Oposisi yang baik bukan sendirian, tapi oposisi yang seimbang dan kuat. Karena itu, PKS tidak bahagia ketika sendirian,” kata Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (14/8/2019).

Eks wakil ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu berbagi kisah kenangan bersama mitra partai politiknya selama di Pilpres 2019 kemarin. Menurut dia, suasana seperti itulah yang membuat PKS merasa bahagia.

“Merasakan 6 bulan lebih di BPN dan suasanya sangat guyub, solid, dan penuh dengan interaksi dinamis. Dan saya bahagia, PKS bahagia dengan koalisi kemarin. Karena itu, tetap harapan kami koalisi pendukung Prabowo, baik Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, Berkarya menjadi kekuatan penyeimbang #kamioposisi,” ujarnya.

BACA JUGA: Demokrat Klaim Tidak Pernah Mengincar Kursi Menteri

Kendati demikian, dia menyadari bahwa PKS tak memiliki kemampuan untuk memaksa partai-partai politik tersebut dalam menentukan sikap politiknya. PKS, kata Mardani, akan siap bila pada akhirnya harus menjadi satu-satunya partai politik yang tetap berada di barisan opisisi.

“Kalau itu (bergabung koalisi pemerintah) adalah pilihan yang harus diambil ya harus siap, di politik enggak ada baper. Kami di PKS diajarkan menjadi partai yang khidmat, yang melayani, dan menurut saya sikap oposisi bagian dari harapan pemilih besar PKS,” ucapnya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil