Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Ancam Satwa Liar, Menhut Perintahkan BKSDA Perkuat Perlindungan
Advertisement . Scroll to see content

Polda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel Padamkan Karhutla di Muara Enim, Pakai Formula X-Fire

Sabtu, 05 September 2026 - 20:13:00 WIB
Polda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel Padamkan Karhutla di Muara Enim, Pakai Formula X-Fire
Polda Sumatera Selatan mengerahkan 1.000 personel gabungan untuk padamkan karhutla di Muara Enim. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Polda Sumatera Selatan mengerahkan 1.000 personel gabungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut Teluk Limo, Desa Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Area terdampak karhutla diperkirakan mencapai 80 hektare.

Pengerahan personel dilakukan melalui Operasi Aman Nusa II 2026. Sebelum menuju lokasi, seluruh personel mendapat pembekalan teknis di Mako Satbrimob Polda Sumsel, Palembang.

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Ridwan, selaku Kepala Operasi Daerah (Ka Opsda) Operasi Aman Nusa II 2026 bersama Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol, selaku Wakil Kepala Operasi Daerah (Waka Opsda).

Pembekalan difokuskan pada kesiapan operasional dan teknik pemadaman karhutla, terutama untuk menghadapi karakteristik lahan gambut yang dapat menyimpan bara api di bawah permukaan.

Personel juga dibekali penerapan formula pemadaman X-Fire (Cross-Fire). Campuran tersebut menggunakan 800 liter air dan 200 liter formula untuk setiap 1.000 liter campuran.

Formula X-Fire digunakan untuk mengoptimalkan pemakaian air ketika petugas melakukan pemadaman di medan yang sulit dijangkau.

Selain itu, petugas mendapat pelatihan teknik penyiraman spiral. Pola tersebut dilakukan dari sisi luar menuju titik api utama untuk membantu memutus rambatan api sekaligus mempercepat pendinginan lahan gambut.

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol mengatakan pengerahan 1.000 personel tambahan merupakan respons cepat untuk memperkuat penanganan karhutla di Muara Enim.

“Kami mengerahkan 1.000 personel gabungan tambahan ini sebagai respons cepat atas instruksi Kapolri melalui Kapolda Sumsel untuk menangani karhutla di lahan gambut seluas kurang lebih 80 hektare di Teluk Limo, Desa Gelumbang,” kata James

“Selain kekuatan personel, kami juga membekali anggota dengan inovasi formula pemadaman X-Fire serta teknik penyiraman spiral dari luar ke titik api utama. Kombinasi taktik ini terbukti sangat efektif untuk menekan penggunaan air dan mematikan bara api di bawah permukaan gambut secara cepat guna mencegah luasnya area terdampak,” sambung dia.

Setelah apel pembekalan, seluruh personel gabungan bersama perlengkapan taktis langsung menuju lokasi penanganan di Teluk Limo.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 70 hingga 80 kilometer dari Kota Palembang. Perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam 15 menit.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan penguatan operasi menjadi bentuk kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.

“Polda Sumsel di bawah kepemimpinan Kapolda terus mengambil langkah proaktif, terukur, dan strategis dalam menanggulangi karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Penambahan 1.000 personel gabungan ini merupakan wujud keseriusan dan komitmen penuh Polri dalam melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” ucap Nandang.

Nandang juga mengingatkan masyarakat, korporasi, dan pihak terkait untuk mematuhi aturan perlindungan lingkungan. Dia meminta tidak ada pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk mematuhi aturan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar, demi keselamatan bersama dan mencegah bencana asap yang lebih luas,” pungkasnya.

Polda Sumsel memastikan kesiapsiagaan personel dan jajaran terus diperkuat untuk memantau serta menangani titik-titik karhutla secara berkala.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons terhadap ancaman karhutla, sekaligus untuk menjaga keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan, dan mempertahankan situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut