Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Pesta Narkoba di Rutan Depok, Imipas Ungkap Ada Pegawai Ikut Terlibat
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Geledah Rutan Depok usai Heboh Pesta Sabu, 2 Pegawai Diduga Terlibat

Selasa, 06 Oktober 2026 - 09:03:00 WIB
Polisi Geledah Rutan Depok usai Heboh Pesta Sabu, 2 Pegawai Diduga Terlibat
Ilustrasi polisi geledah Rutan Depok usai heboh pesta narkoba. (foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Polisi menggeledah Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok dalam kasus dugaan pesta narkoba yang dilakukan sejumlah narapidana. Satu pegawai diduga menyediakan sabu, sedangkan satu lainnya menyediakan alat musik.

“Yang jelas laporan dari Kasat Narkoba sudah dilakukan penggeledahan, sabunya tidak ada lagi karena itu kejadiannya tanggal 27. Pada saat penggeledahan kemarin tanggal 4, seperti itu,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra dikutip Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Depok, terdapat dua pegawai yang terindikasi terlibat dalam aktivitas tersebut.

“Tapi berdasarkan fakta hasil pemeriksaan dari Kasat Narkoba memang ada dua orang yang indikasi terlibat. Satu menyediakan sabu, satu menyediakan alat musik,” ujar dia.

Christian mengatakan kedua pegawai tersebut akan diperiksa lebih lanjut. Langkah itu dilakukan untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

“Jadi kami nanti akan melakukan pemeriksaan ke oknum (pegawai rutan) ada dua orang itu supaya nanti ke depan ada efek jera supaya tidak terulang lagi,” sambungnya.

Sebelumnya, Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat mendatangi Rutan Kelas I Depok. Kedatangan tersebut untuk memeriksa dan mendalami video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas dugem serta penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno membenarkan video tersebut direkam di salah satu kamar hunian warga binaan. Kamar tersebut dihuni 22 warga binaan.

Dari pemeriksaan awal, empat warga binaan diperiksa lebih lanjut terkait dugaan aktivitas yang terekam dalam video tersebut.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut