Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan, Tim SAR Sisir Perairan Enggano Bengkulu
Advertisement . Scroll to see content

Polisi: Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Teridentifikasi lewat Tes DNA

Rabu, 23 September 2026 - 16:06:00 WIB
Polisi: Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Teridentifikasi lewat Tes DNA
Ilustrasi jenazah. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jasad yang ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, dipastikan merupakan Surakman, kru Kapal Motor (KM) Arupadhatu I yang mengangkut rombongan jurnalis hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepastian itu diperoleh berdasarkan indentifikasi melalui tes DNA.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengungkapkan, jasad tersebut dicocokkan dengan sampel antemortem atau DNA dari keluarga korban.

"Salah satu jalan dari antemortem keluarga korban dicocokkan dengan jenazah maka hasil pemeriksaan DNA dinyatakan identik dari Pak Surakman dan ayah biologis Tuan Yayat," kata Hengki, Rabu (23/9/2026).

Menurut Hengki, tim DVI menghadapi berbagai kendala dalam proses identifikasi jasad Surakman. Salah satunya ketika kondisi jenazah telah rusak.

"Pemeriksaam DNA banyak kendala contoh wajah tidak ada habis di makan ikan atau karena lama di dasar laut, karena itu si pemeriksaa DNS itu yang menjadi tugas Kabid Dokkes tes DNA," ujarnya.

Hengki menegaskan, proses identifikasi dilakukan secara profesional oleh ahli di bidangnya. Karena itu, dia memastikan hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Secara keahlian dari Biddokes Polri yang lakukan DNA dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Hengki.

Hengki menyebut jenazah Surakman akan dibawa dari Bengkulu menuju Banten pada Kamis (24/9/2026).

"Jenazah akan dikirim diberangkatkan besok dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan diterima bersama Gubernur, Basarnas tim terpadu menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soetta," ujar Hengki.

Namun, Hengki belum memaparkan detail waktu pemulangan jenazah tersebut. Hingga kini, jenazah masih dalam proses persiapan di Bengkulu.

"Besok kita tinggal liat jam, waktu masih dilakukan persiapan di Bengkulu," ujarnya.

Sebelumnya, teka-teki penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya terungkap. Tim kedokteran forensik kepolisian menyatakan jasad tersebut identik dengan Abah Surakman (60), salah satu ABK KM Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin, 7 September 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes melakukan pencocokan DNA jasad yang ditemukan warga di pesisir Desa Kahyapu dengan sampel DNA keluarga yang diserahkan melalui posko kepolisian. Hasil pengujian laboratorium menyatakan kedua sampel memiliki kecocokan identik.

Penemuan Surakman di perairan Bengkulu menjadi titik terang sekaligus kabar duka setelah Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian massal. Korban merupakan bagian dari rombongan delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis, dua ABK, dan satu pemandu yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Diketahui, kapal yang ditumpangi kedelapan orang itu hilang kontak setelah bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal diperkirakan menempuh perjalanan sekitar dua jam.

Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Delapan orang yang berada di dalam kapal terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal, yakni Yudistiro Pranoto (jurnalis/pewarta foto iNews), Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu Agency), Donal Husni (jurnalis freelance), M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Antara), Arie Basuki (pewarta foto Merdeka.com), Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), dan Heriyanto (guide/pemandu).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut