Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Polri: Anton Gobay Jual Senjata Api di Papua ke Siapa pun yang Sanggup Bayar Tinggi

Jumat, 13 Januari 2023 - 10:34:00 WIB
Polri: Anton Gobay Jual Senjata Api di Papua ke Siapa pun yang Sanggup Bayar Tinggi
Anton Gobay, pilot WNI asal Papua yang ditangkap polisi Filipina (foto: sumber istimewa))
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polri mengungkapkan pilot Anton Gobay yang ditangkap di Filipina akan menjual senjata api di Papua ke siapa pun yang sanggup membayar tinggi. Hal itu diketahui setelah tim Divisi Hubinter Polri melakukan pemeriksaan langsung terhadap Anton Gobay di Filipina. 

"AG menyatakan bahwa senjata yang dibeli dari Filipina apabila berhasil lolos masuk ke Papua akan dijual kepada siapa pun yang sanggup membayar dengan penawaran harga tertinggi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (13/1/2023).

Anton Gobay juga berencana membawa senjata api ke Indonesia dengan memilih memanfaatkan jalur melalui Davao City menuju ke Gensan.

"Yang akan digunakan sebagai jalur penyelundupan senpi dari Filipina menuju Papua sebelum tertangkap," ujar Dedi. 

Polri memastikan Anton Gobay dalam kondisi sehat selama menjalani penahanan Police Regional Office 12 di General Santos, Filipina. Hak-hak Anton sebagai tahanan juga terpenuhi.

"Dalam keadaan sehat dan hak sebagai tersangka telah dipenuhi oleh pihak kepolisian," ucap Dedi.

Sebelumnya, Anton Gobay diduga membeli 10 pucuk senpi laras panjang jenis M4 kaliber 5.56, senilai 50.000 Peso, tanpa amunisi. Kemudian juga dua pucuk senpi laras pendek merek Ingram 9mm, senilai 45.000 Peso, tanpa amunisi.  

Anton diduga membeli senjata api untuk mendukung gerakan terorisme Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Dia merupakan warga negara Indonesia yang bekerja sebagai pilot di Filipina.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut