Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
“Dengan beredarnya video TKP ini sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik, pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan menyebarkan gambar atau rekayasa AI,” tuturnya.
“Kami duga ini adalah salah satu upaya jaringan dan pelaku sendiri untuk mengaburkan informasi untuk mengaburkan arah fakta-fakta hukum yang diperoleh,” ucapnya.
Sebagai informasi, penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) lalu di kawasan Jakarta Pusat.
Andrie mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan 24 persen, akibat reaksi peradangan dari cairan air keras yang mengenai kulit. Luka tersebut terdapat pada area wajah, khususnya di sisi kanan, termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada.
Editor: Aditya Pratama