Polri: Masih Ada 10-15 Anggota KKB di Aceh

Irfan Ma'ruf · Jumat, 20 September 2019 - 14:07 WIB
Polri: Masih Ada 10-15 Anggota KKB di Aceh

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id – Polisi telah memasukkan para anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Aceh dalam daftar pencarian orang (DPO). Pascaaksi baku tembak dengan polisi yang menyebabkan tewasnya beberapa orang di pihak mereka tadi malam, jumlah anggota KKB di bumi serambi Makkah kini diperkirakan tinggal sekitar 10-15 orang.

“Pelaku-pelaku yang menjadi buron yang sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatan, perampokan, dan kekerasan,” ucap Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal, di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh tadi malam mengamankan lima anggota KKB. Sebelum penangkapan mereka, para anggota KKB itu sempat melakukan kontak senjata dengan aparat di Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Iqbal mengatakan, kejadian berawal ketika KKB itu memeras warga. Kelompok itu juga berupaya untuk menyampaikan pesan-pesan yang dinilai tak sejalan dengan NKRI.

Saat polisi menindak mereka yang tengah merampok warga, kelompok KKB itu melakukan perlawanan terhadap petugas dengan menggunakan senjata api berjenis AK dan revolver. Mengetahui komplotan itu memiliki banyak peluru dan mengancam nyawa orang lain, polisi kemudian melawan mereka hingga terjadilah kontak senjata. Aksi saling tembak itu menyebabkan beberapa anggota KKB itu meninggal.

“Ketika ancaman itu terjadi, pilihan petugas untuk mengambil tindakan tegas terukur walaupun akibatnya mematikan,” kata Iqbal.

Empat anggota KKB meninggal dunia, sedangkan satu lainnya kritis karena luka tembak. Saat ini, anggota KKB yang kritis itu sudah dibawa ke RS Bhayangkara Banda Aceh. “Mudah-mudahan dengan dihentikannya KKB ini tidak ada lagi aksi yang merugikan masyarakat,” ujar Iqbal.


Editor : Ahmad Islamy Jamil