Prabowo Absen Satu per Satu Anggota Kabinet Lulusan SMA Taruna Nusantara, Siapa Saja?
MALANG, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengabsen satu per satu anggota Kabinet Merah Putih yang menjadi lulusan SMA Taruna Nusantara. Para menteri yang diabsen di antaranya Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono hingga Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Prabowo mengatakan para alumni Taruna Nusantara yang disebutkan saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga negara.
Adapun pejabat Kabinet Merah Putih lulusan SMA Taruna Nusantara yang diabsen Prabowo antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga menjabat Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) dan merupakan alumni angkatan kelima. Selanjutnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam.
Prabowo juga menyebut Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai alumni Taruna Nusantara angkatan kelima. Selain itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang merupakan alumni angkatan ke-11 turut disebut dalam daftar tersebut.
Tak hanya dari jajaran kementerian, Prabowo juga mengabsen Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal, yang merupakan alumni angkatan pertama.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang juga merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-15, serta Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta, alumni angkatan kedua, yang turut disebut oleh Prabowo.
“Di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu, dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” kata Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Senin (13/1/2026).
Prabowo menegaskan sejak berdiri pada 1990, SMA Taruna Nusantara telah terbukti melahirkan kader-kader unggul yang berkiprah di tingkat nasional. Dia menilai keberadaan para alumni di posisi strategis pemerintahan menjadi bukti kontribusi nyata lembaga pendidikan tersebut.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, karena sejak 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional,” kata Prabowo.
Ke depan, Prabowo menyatakan pemerintah akan memperluas pengembangan sekolah unggulan melalui pendirian SMA Garuda serta rencana pembangunan satu sekolah unggulan di setiap kabupaten. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat kebangkitan kepemimpinan nasional dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Dengan tambahan nanti SMA Garuda, juga dengan nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepemimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.
Editor: Rizky Agustian