Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Jumat, 06 Februari 2026 - 12:41:00 WIB
Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI
Presiden Prabowo Subianto mengajak Australia untuk memperkuat kerja sama investasi pengolahan di sektor tambang mineral kritis. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengajak Australia untuk memperkuat kerja sama investasi pengolahan di sektor tambang mineral kritis, termasuk nikel, tembaga, bauksit, dan emas. Hal ini disampikan Kepala Negara dalam pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

"Saya juga mengundang Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia, termasuk pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas," ucap Prabowo kepada Albanese.

Prabowo menambahkan, Indonesia juga mendorong perusahaan Indonesia untuk menanamkan modal di sektor pertambangan mineral kritis di Australia sebagai bagian dari kerja sama dua arah yang saling menguntungkan.

"Pada saat yang sama, kami juga mendorong perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis Australia," tuturnya.

Kepala Negara menuturkan, Danantara siap bekerja sama dengan mitra-mitra di Australia untuk menjajaki peluang co-investment serta berbagai bentuk kemitraan strategis lainnya.

"Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australia untuk menjajaki peluang co-investment dan dalam berbagai bentuk kemitraan lainnya," kata dia.

Selain sektor pertambangan, Prabowo mengundang Australia untuk mengembangkan kerja sama sektor pertanian sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan pangan.

"Di bidang pertanian, saya mengundang pihak Australia untuk mengembangkan joint venture di sektor pertanian di kedua negara guna mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kita," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut