Prabowo Akan Berikan Insentif Baru untuk Industri Motor Listrik
Kedua, kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar impor. Ketiga, pemerintah ingin memperkuat industri motor listrik nasional beserta rantai pasoknya.
Rantai pasok yang dimaksud mencakup industri baterai, komponen kendaraan, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
Pemerintah berharap peningkatan produksi motor listrik di dalam negeri tidak hanya mempercepat adopsi kendaraan listrik, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kemampuan industri nasional.
"Setiap motor listrik buatan Indonesia yang melaju di jalan raya adalah tiga kemenangan sekaligus: penghematan bagi keluarga, pengurangan impor energi, dan pekerjaan bagi anak bangsa," ujar Prabowo.
Target produksi hingga satu juta unit, insentif tersebut diharapkan menjadi pendorong bagi perusahaan Indonesia untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.