Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pandji Dilaporkan ke Polisi, PDIP: Harusnya Humor Direspons dengan Humor
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: Bersatu Tak Harus Masuk Pemerintahan, PDIP Boleh di Luar

Selasa, 06 Januari 2026 - 11:31:00 WIB
Prabowo: Bersatu Tak Harus Masuk Pemerintahan, PDIP Boleh di Luar
Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa bersatu tak harus masuk pemerintahan dan memberi contoh PDIP yang tetap mendukungnya. (foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa persatuan bisa diwujudkan dengan berbagai cara meski tidak bergabung ke pemerintahan. Ia mencontohkan PDIP yang kini berada di luar pemerintahan namun tetap bekerja sama.

Awalnya, ia memuji persatuan dan kesatuan di Tanah Air. Hal itu, kata Prabowo, berkat pemimpin yang bersatu dan bekerja sama.

"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama," kata Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026) malam. 

Kemudian, ia mencontohkan PDIP yang saat ini memilih berada di luar pemerintahan, namun tetap membangun kerja sama. Prabowo pun menyatakan dukungan kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung yang berasal dari PDIP.

"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDIP boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul?" sambung dia.

Eks Menteri Pertahanan juga menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dipengaruhi oleh hasil politik di suatu daerah. Ia menolak anggapan bahwa kekalahannya di Sumatera Barat atau Aceh menjadi alasan untuk tidak menyalurkan program tersebut ke wilayah-wilayah itu.

"Saudara-saudara, apakah MBG nggak sampai Sumatera Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada itu," ungkapnya.

"Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia," jelas dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut