Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Tegaskan RI Jalankan Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif: Seribu Teman Terlalu Sedikit
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo di Hadapan Putin: ASEAN Tak Selalu Damai, tapi Pilih Konsultasi daripada Konfrontasi

Kamis, 03 September 2026 - 15:55:00 WIB
Prabowo di Hadapan Putin: ASEAN Tak Selalu Damai, tapi Pilih Konsultasi daripada Konfrontasi
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo menilai pilihan tersebut telah memberikan manfaat besar bagi kawasan. Menurutnya, kerja sama yang dibangun negara-negara Asia Tenggara selama hampir enam dekade telah menciptakan dividen perdamaian.

Melalui kondisi yang relatif stabil, petani dapat terus berproduksi, pabrik beroperasi, kapal berlayar, dunia usaha berinvestasi, anak-anak bersekolah, dan keluarga dapat merencanakan masa depan.

Karena itu, Prabowo mengajak Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) untuk turut memperluas dividen perdamaian tersebut melalui perjanjian perdagangan bebas Indonesia-EAEU atau I-EAEU.

Melalui perjanjian tersebut, negara-negara anggota EAEU yang terdiri atas Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgistan berkomitmen menghapus atau mengurangi bea masuk terhadap 11.882 pos tarif.

Prabowo mengatakan Indonesia telah menyelesaikan proses persetujuan parlemen atas perjanjian perdagangan tersebut. Pada Juli 2026, Indonesia juga telah meratifikasinya melalui penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres).

"Indonesia menginginkan perjanjian ini berlaku dan digunakan sesegera mungkin. Saya dengan hormat menyerukan kepada setiap negara anggota EAEU untuk menyelesaikan prosedur internalnya sehingga kita dapat memanfaatkan perjanjian ini sesegera mungkin," pungkas Prabowo.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut