Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo: Hilirisasi Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Diam-diam Pantau Para Calon Menteri sejak Lama

Jumat, 11 Oktober 2024 - 20:38:00 WIB
Prabowo Diam-diam Pantau Para Calon Menteri sejak Lama
Presiden Terpilih Prabowo Subianto (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Terpilih Prabowo Subianto mengakui sudah memantau para calon menteri kabinetnya. Bahkan, proses pemantauan sudah dilakukan sejak lama.

Menurut Prabowo, proses pemantauan dilakukan secara diam-diam atau tanpa sepengetahuan media. 

"Jadi sebetulnya proses pemantauan itu sudah berjalan lama, kita sudah sering diskusi. Jadi ada tahap-tahap yang kita tidak (lakukan) di depan media, tapi sudah dilaksanakan," kata Prabowo di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2024).

Prabowo mengungkapkan, pimpinan partai politik pengusungnya juga telah mengajukan nama-nama calon menteri. Nama-nama tersebut lalu dipelajari.

"Saya harus akui banyak sekali yang sangat bagus, sangat kapabel dan juga sebagian juga kita sudah pantau lama," ujarnya.

Tak hanya itu, sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah dipantau. Apalagi selama ini dirinya juga menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, jumlah kementerian di bawah pimpinan Prabowo disebut-sebut akan bertambah. Prabowo mengungkap alasan membuat kabinet gemuk karena Indonesia negara besar.

Prabowo juga ingin membentuk pemerintahan persatuan nasional. Dia mengaku akan merangkul semua golongan termasuk perwakilan suku daerah untuk masuk kabinet. 

"Nanti akan dibilang wah kabinet Prabowo kabinet gemuk, banyak, ya negara kita besar bung," kata Prabowo di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut