Prabowo: Dulu TNI Selalu Jadi Bulan-bulanan, Sekarang Polisi, Ya Tabah
"Dulu TNI yang selalu diserang bulan-bulanan, ya polisi, ya tabahlah kau juga jadi sasaran bulan-bulanan, enggak apa apa ya kan, itu risiko, yang penting niat baik, pengorbanan untuk bangsa dan negara," ucapnya.
Menurut Prabowo, jika seseorang dalam institusi melakukan kesalahan tidak sepatutnya institusi itu ditutup, seharusnya yang bertanggung jawab adalah orang yang membuat kesalahan itu.
Cek SPPG Polri, Prabowo Intip Proses Masak Selat Solo hingga Tinjau Hidroponik
"Kalau ada dalam institusi ratusan ribu orang kalau ada enggak benar ya tindak, saya ibaratkan kalau ada sekolah muridnya ada yang brengsek, ada yang tawuran, ada yang kurang ajar, muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot, keliru itu, bukan terbalik, bukan sekolahnya ditutup, tapi nggak papa ini risiko seorang pemimpin," katanya.
Prabowo pada kesempatan itu kembali berpesan agar pimpinan Polri untuk bersabar.
"Kau dikasih bintang di sini (pundak kanan dan kiri), untuk tahan, tahan banting, tahan maki-maki, tahan serangan, apalagi serangannya di sosmed ya kan, sosmed itu banyak buzzer, jadi kita harus tegar, yang jelas kita buktikan kepada rakyat, hari ini saya harus mengatakan bahwa saya bangga, dan puas dengan prestasi ini," tutur dia.
Editor: Rizky Agustian