Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Minta Sekolah hingga RS di Lokasi Bencana Sumatra Segera Berfungsi Kembali
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo ke Menteri: Pemimpin Harus Siap Dihujat, Tak Boleh Patah Semangat

Kamis, 01 Januari 2026 - 17:34:00 WIB
Prabowo ke Menteri: Pemimpin Harus Siap Dihujat, Tak Boleh Patah Semangat
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

ACEH TAMIANG, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kepada para menteri, kepala badan, hingga gubernur. Dia mengingatkan seorang pemimpin harus siap dihujat kapan pun.

Hanya saja, dia meminta para jajarannya untuk tetap tegar menghadapi berbagai kritik, termasuk fitnah, dan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas.

“Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara pimpinan, menteri, kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin siap untuk dihujat, siap untuk difitnah, tapi kita tak boleh kita terpengaruh dan tak boleh kita patah semangat, semua itu kita terima sebagai koreksi juga, gak apa-apa, meski pun itu fitnah,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).

Dia mengaku heran dengan kritikan terhadap para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung meninjau lokasi bencana di Sumatra. Menurutnya, kehadiran menteri dan pejabat negara di lapangan bukan sekadar untuk melihat-lihat, melainkan memastikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.

Prabowo mengaku kerap memantau adanya kritik dari sejumlah pihak yang selalu memandang aktivitas pemerintah secara negatif.

“Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut negatif,” kata Prabowo.

Dia mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kehadiran menteri di lokasi bencana. Menurutnya, pandangan tersebut tidak memahami fungsi kepemimpinan di lapangan.

“Jadi kalau ada saya pernah denger ada kritik gini, 'Untuk apa menteri ke tempat bencana? Hanya datang melihat,' Saudara-saudara serba susah, menteri tidak datang dibilang tidak peduli, menteri datang ya masak menteri ikut macul? Kan itu,” tutur dia.  

Prabowo menegaskan kehadiran pemimpin di lokasi bencana bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan secara langsung, sehingga langkah penanganan dapat dipercepat.

“Saya datang bertemu gubernur, gubernur sampaikan kita butuh ini itu, ada usul ini, saya tahu. Langsung kita cek, ya jadi ini ya mudah-mudahan saya percaya dengan bukti,” ujar Prabowo.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut