Prabowo Kumpulkan 150 Peneliti BRIN di Istana, Ratusan Inovasi Dipamerkan
Selain memaparkan hasil riset, BRIN membawa berbagai produk inovasi yang telah dihasilkan maupun yang masih dalam tahap pengembangan. Menurut Arif, terdapat sekitar 12 klaster riset dengan total produk inovasi yang telah dikurasi mencapai 150 hingga 200 produk.
"Produk kita ada sekitar 12 klaster ya. Jadi 12 klaster ya produk kurang lebih setelah dikurasi ya di atas 150 ya produk ya. 150 sampai 200 produk ya," kata Arif.
Presiden Prabowo juga akan berkeliling melihat berbagai inovasi tersebut dan berdialog langsung dengan para peneliti.
Arif mengatakan, salah satu inovasi unggulan yang dipamerkan berasal dari sektor energi, yakni teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) yang dinilai berpotensi menjadi alternatif pengganti LPG.
BRIN juga membawa berbagai hasil riset di bidang pangan, kesehatan, transportasi, perumahan, antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang hingga dukungan teknologi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kampung nelayan.
Di sektor pangan, Arif menyebut BRIN telah mengembangkan varietas padi biosalin yang mampu tumbuh di lahan berkadar garam tinggi.
"Begitu pula dalam bidang pangan, kami juga punya peralatan pertanian, juga punya varietas-varietas unggul yang Bapak Presiden juga sering menyampaikan tentang bagaimana menghasilkan padi di lokasi yang memang memiliki lahan asin. Nah itu padi biosalin," ujarnya.
Editor: Reza Fajri