Prabowo Kutip Ayat Alquran saat Cerita Difitnah Pakar: Lebih Kejam dari Pembunuhan!
“Kita ingin rakyat kita sejahtera, saya dari kecil saya di sumpah saya siap waktu itu, 18 tahun saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia, tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit,” tutur Prabowo.
Dia juga menegaskan tidak ingin ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah dalam kondisi kelaparan maupun kekurangan gizi. Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat anak-anak Indonesia kesulitan bersaing dengan bangsa lain.
“Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan, tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin melihat itu,” katanya.
Prabowo kemudian kembali menyinggung para pakar yang menyampaikan kritik terhadapnya. Dia mengatakan tidak mempermasalahkan kritik, namun melontarkan sindiran kepada pakar yang dianggapnya terlalu pintar.
“Itu bukan sumpah saya, saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya, terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya, jadi goblok,” kata dia.
Editor: Rizky Agustian