Prabowo Pamer Rating S&P RI Tetap: Pengakuan Dunia Ekonomi Kokoh
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memamerkan penilaian lembaga pemeringkat internasional terhadap ekonomi Indonesia, yakni Standard & Poor’s (S&P) menjadi bukti ekonomi Tanah Air kokoh. Sebab, S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil.
“Ini pengakuan dunia terhadap kokohnya perekonomian Indonesia, dan Indonesia tetap berada pada kategori investment grade,” katanya dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, S&P menilai Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh. Kebijakan makroekonomi juga dinilai secara umum berhati-hati, sedangkan beban utang Indonesia relatif prudent dan sustainable dibandingkan negara-negara setara.
“S&P bahkan menilai Indonesia memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh, kebijakan makroekonomi yang secara umum berhati-hati, serta beban utang yang relatif prudent dan sustainable dibandingkan negara-negara setara. Ini bukan kata pemerintah, ini bukan kata saya, ini penilaian mereka terhadap kita,” sambung dia.
Prabowo kemudian menyoroti penilaian S&P mengenai langkah pemerintah dalam memusatkan pengelolaan sumber daya alam serta menutup kebocoran di sektor sumber daya dan mineral.