Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Glenny Kairupan dan Direktur Utama PT Pindad, Sigit P Santosa ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/2/2026) sore.
Pemanggilan Dirut Garuda Indonesia dilakukan setelah Presiden Prabowo kembali usai memberikan pengarahan taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Usai pertemuan, Glenny menjelaskan, pembahasan dengan Presiden Prabowo berkaitan dengan perkembangan teknologi penerbangan di Indonesia, khususnya yang menyangkut Garuda Indonesia.
“Biasa dengan Pak Sigit ngobrol-ngobrol soal penerbangan di Indonesia. Ya tentang Garuda, tentang super-super maju sekarang. Teknologi yang maju kita ikut juga di dalam perkembangan teknologi. Itulah yang disampaikan presiden,” ujar Glenny kepada awak media usai pertemuan.
Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara
Glenny juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut turut dibahas peluang kerja sama dengan perusahaan luar negeri.
“Iya kita discuss,” tuturnya.
Suntik Dana Rp23,67 Triliun ke Garuda Indonesia, Danantara: Kami akan Monitor
Saat disinggung mengenai kemungkinan rencana pembelian alutsista atau teknologi baru, Glenny menegaskan belum ada keputusan ke arah tersebut.
“Rencana beli belum. Kita baru koordinasi masalah teknologi,” ucapnya.
Suntikkan Dana Rp23,67 Triliun, Danantara Tekankan Pentingnya Selamatkan Garuda Indonesia
Adapun arahan utama Presiden Prabowo, lanjut Glenny, menekankan pentingnya Indonesia untuk terus mengikuti perkembangan teknologi global.
“Ya itu kita harus ikuti perkembangan teknologi dunia,” katanya.
Editor: Aditya Pratama