Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Mulai Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice, Picu Hujan di Wilayah Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Perintahkan Cabut Izin Perusahaan Terlibat Karhutla, Singgung Negara Penghina Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21:00 WIB
Prabowo Perintahkan Cabut Izin Perusahaan Terlibat Karhutla, Singgung Negara Penghina Indonesia
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

"Kita akan sekarang masif menangani itu. Tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas. Dan kali ini, maaf kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja. Kalau buktinya sudah jelas kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar," ujar Prabowo.

"Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaannya," tambahnya.

Prabowo menyatakan, Indonesia sebenarnya merupakan bangsa yang santun dan sabar. "Bangsa Indonesia sering dihina. Tapi bangsa Indonesia, percayalah tidak mau diganggu terus-menerus. Dan bangsa Indonesia tidak bisa dihentikan," ucapnya.

Menurutnya, puluhan tahun Indonesia kerap diganggu dan diintervensi bangsa besar. Dia mengatakan, bangsa besar itu kerap menghasut agar menimbulkan perpecahan. 

"Selalu membiayai pemberontakan kerusuhan, adu domba. Divide et impera, DI/TII kah, Angkatan Perang Ratu Adil kah, RMS kah, PRRI Permesta kah, pemberontakan 48. Indonesia kuat, Indonesia tahan. Kita sadar tahun 97, 98, banyak yang meramalkan dan banyak yang berharap dan banyak yang berulah," ucap Prabowo.

"Sekarang kita sudah tahu, semakin yakin banyak yang terlibat. Mereka yakin Indonesia pecah tahun 99, tahun 2000. Ternyata kita punya ketahanan nasional yang cukup kuat saudara-saudara sekalian," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut