Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Pertamina Minta Maaf soal Kelangkaan BBM di Bali, Janji Tak Terulang
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Respons Antrean Panjang BBM di Bali, Beri Perintah Khusus ke Bahlil

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57:00 WIB
Prabowo Respons Antrean Panjang BBM di Bali, Beri Perintah Khusus ke Bahlil
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM, PT Pertamina (Persero), dan Badan Pengelola Investasi Danantara memeriksa ulang kontrak distribusi energi nasional. Perintah ini disampaikan setelah terjadi antrean panjang kendaraan akibat keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan persoalan tersebut kepada Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dalam laporannya, Bahlil menjelaskan antrean BBM di Bali bukan disebabkan oleh kurangnya cadangan nasional, melainkan keterlambatan distribusi dari Jawa Timur. Pengiriman BBM melalui kapal tanker yang seharusnya tiba pada pagi hari mengalami keterlambatan hingga malam.

"Bukan persoalan cadangan nasionalnya, tetapi distribusi dari Jawa Timur ke Bali itu yang terlambat kapal kurang lebih sekitar, harusnya masuk 05.30 pagi, masuknya malam," kata Bahlil, dikutip Jumat (23/10/2026).

Meski sempat terjadi keterlambatan pengiriman, Bahlil memastikan pasokan BBM di Bali telah kembali normal dan terkendali. Dia menyebut stok BBM di Pulau Dewata saat ini mencukupi untuk kebutuhan hingga 12 hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut