Prabowo Respons Cepat Penanganan Karhutla Kalteng, Langsung Telepon Minta Tambahan Alat
Berdasarkan analisis satelit Kementerian Kehutanan (Kemenhut), luas karhutla di Kalteng mencapai 7.634,46 hektare. Angka tersebut menempatkan Kalteng di urutan kesembilan secara nasional.
Sebanyak 13 kabupaten/kota di Kalteng juga telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla.
Untuk menangani kondisi tersebut, Satgas Karhutla Kalteng telah melibatkan sekitar 10.700 personel. Mereka berasal dari BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga unsur masyarakat lainnya.
Dalam rapat, Prabowo juga menerima laporan mengenai dukungan helikopter water bombing. Saat ini, empat unit helikopter telah beroperasi di Kalteng, namun pemerintah daerah masih membutuhkan tambahan armada agar pemadaman dapat dilakukan lebih optimal.
Selain membahas penanganan Kalteng, Prabowo turut terhubung melalui konferensi video dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Negara menerima laporan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengenai perkembangan karhutla serta langkah penanganannya.
Prabowo sebelumnya telah meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Setelah itu, Presiden melanjutkan perjalanan ke Kalteng untuk memastikan penanganan kebakaran di wilayah Kalimantan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Dengan turun langsung dan meminta laporan kebutuhan di lapangan, Prabowo memastikan dukungan personel maupun peralatan dapat segera diperkuat untuk mengendalikan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.
Editor: Rizky Agustian