Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Herdman Segera Coret 17 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:45:00 WIB
Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen
Presiden Prabowo Subianto menyebut ada sejumlah pengamat yang tidak senang melihat pemerintah berhasil menjalankan programnya. (Foto: BPMI Setpres))
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan terdapat pengamat yang kerap mengkritik dan pesimis terhadap kondisi ekonomi Indonesia di tengah konflik geopolitik global. Bahkan, Prabowo menilai ada sejumlah pengamat yang tidak senang melihat pemerintah berhasil menjalankan programnya. 

Kepala Negara menyebut, apa yang ditampilkan para pengamat tersebut bukanlah sikap yang patriotik.

“Ada pengamat-pengamat yang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil karena berbagai motivasi. Menurut saya sikap mereka itu sikap yang sempit, bukan sikap patriotik,” ucap Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Prabowo menduga sikap tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kekecewaan politik hingga kepentingan pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh upaya pemerintah memberantas praktik korupsi.

“Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rejeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor, ya merasa rugi dengan pemerintahan kita. Kita mau tertibkan,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, persaingan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun seharusnya berhenti setelah kontestasi selesai. Ia menekankan bahwa setelah pemilu, seluruh elemen bangsa harus kembali bersatu demi kepentingan negara.

“Harusnya perbedaan pendapat ya tidak masalah, persaingan politik ya persaingan politik. Tiap lima tahun di Pilkada, di Pileg, di Pilpres, enggak ada masalah,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut