Prabowo Setujui Pembentukan Satgas Kuala Atasi Pendangkalan Sungai Pascabencana Sumatra
"Sudahlah! Kita bikin operasi besar saja. This is a big, big engineering operation. Saya sangat setuju. Ada perusahaan-perusahaan besar yang punya keahlian di bidang ini," kata Prabowo merespons usulan Sjafrie dan Tito.
Prabowo juga menekankan agar jajarannya tidak ragu terkait pembiayaan. Dia siap menyetujui tambahan anggaran jika diperlukan demi kelancaran program tersebut.
"Tadinya diajukan Rp51 triliun sekian, saya commit Rp60 triliun. Berapa pun yang kita butuhkan. Saya kira dengan upaya nanti dredging kuala-kuala itu akan keluar uang lagi. Enggak ada masalah," ujar Prabowo.
Setelah memperoleh persetujuan Prabowo, Sjafrie melaporkan Kementerian Pertahanan bersama TNI telah membentuk Satgas Kuala yang terdiri dari dua komposisi utama, yakni pendalaman kuala dan pemanfaatan air.
"Hari ini sudah kita bentuk Satgas Kuala. Satgas Kuala ini terdiri dari dua komposisi, satu komposisi untuk pendalaman kuala, dan satu komposisi untuk pemanfaatan air yang ada di kuala. Di dua komposisi kapal ini, akan kita naikkan water treatment system sehingga air yang ada di kuala kita ambil, kita olah, sehingga menjadi air jernih," katanya.
Sjafrie memastikan Satgas Kuala akan mulai bekerja dalam dua pekan ke depan dengan sasaran awal Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Editor: Rizky Agustian