Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Prabowo saat Absen Pjs Gubernur BI Destry Damayanti: Oke Ya? tapi Terserah DPR
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Targetkan Tak Ada Lagi Gunung Sampah di Indonesia pada Akhir 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:28:00 WIB
Prabowo Targetkan Tak Ada Lagi Gunung Sampah di Indonesia pada Akhir 2027
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato pada acara akad massal KPR Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menargetkan tidak ada lagi gunung-gunung sampah di Indonesia pada akhir tahun 2027. Target tersebut akan dicapai melalui program Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digagas oleh Kepala Negara.

Prabowo mengatakan, pembenahan sampah akan menjadi program prioritas pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Sebab faktor kebersihan akan menjadi pendorong transisi Indonesia menjadi negara industrialisasi

"Insyaallah dalam dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis. Kita akan kendalikan sampah, di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai saudara-saudara sekalian. Tidak ada lagi gunung sampah! Ini akan kita capai, akan kita capai," kata Prabowo dalam acara akad massal 62.000 unit Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Penyaluran Kredit usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Prabowo menambahkan, faktor kebersihan juga akan menjadi daya tarik wisatawan datang ke suatu daerah. Mengingat, sektor pariwisata menjadi kontributor penciptaan lapangan kerja, maka menjaga kebersihan akan mendongkrak sektor pariwisata. 

"Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar saudara-saudara. Tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah. Dia tidak mau datang melihat sungai-sungai dan kali-kali yang penuh dengan sampah," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut