Prabowo Tegaskan Indonesia Non-Blok: Kita Tak akan Ikut Pakta Militer Mana pun!
“Karena itu dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri dan panglima besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman, mengajarkan kepada kita, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyinggung kondisi dunia dan dinamika geopolitik global. Dia menilai realitas internasional menunjukkan negara kuat cenderung bertindak sesuai kehendaknya, sementara negara lemah harus menanggung dampaknya.
Prabowo di Hadapan Kepala Daerah: Hati Saya Bergetar Melihat Semangat Saudara-Saudara
“Saudara-saudara, dengan segala hormat kepada para pakar yang pandai dan pintar, yang punya banyak gelar saya hormati mereka, tapi dunia ini adalah keadaan nyata, bukan keadaan ideal. Saya selalu mengingatkan mengajarkan yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki. Yang lemah akan menderita. Itu yang kita lihat hari ini, kita lihat di mana-mana,” kata Prabowo.
Dia menegaskan menjaga keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia merupakan tanggung jawabnya sebagai presiden. Dia mengatakan Indonesia akan bersikap baik kepada semua pihak demi melindungi kepentingan nasional, meski pun hal itu tidak selalu mudah dijalankan.
“Kadang-kadang gampang untuk kita bilang, gampang kita ngomong, tapi kadang-kadang tidak gampang untuk dilaksanakan. Kadang-kadang hati kita bergejolak, tapi kita harus senyum karena kita sudah memilih akan baik sama semua, untuk melindungi rakyat kita,” ujar Prabowo.
“Kita tidak bisa emosional, kita tidak bisa terlalu idealis karena yang berlaku adalah dunia nyata, Saudara-saudara. Karena kita tidak mau perang. Kita harus siap untuk perang. Kita tidak niat mengancam siapa-siapa tapi selalu mereka ganggu kita. Kenapa Saudara-saudara? Karena Indonesia, Nusantara kita, semua pulau-pulau kita adalah kaya dengan sumber daya alam yang luar biasa,” imbuhnya.
Editor: Rizky Agustian