Prabowo Terima Laporan Modus Karhutla Riau, Perusahaan Pakai Petani untuk Bakar Lahan
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan mengenai modusperusahaan besar dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dengan memanfaatkan petani atau masyarakat kecil untuk melakukan pembakaran. Laporan tersebut disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat rapat penanggulangan karhutla di Riau, Senin (24/8/2026).
Dalam rapat tersebut, Herry memaparkan sepanjang 2026, Polda Riau telah menangani 33 laporan polisi dengan 36 tersangka. Luas lahan yang terbakar dalam perkara tersebut mencapai 806,57 hektare.
“Dalam aspek penegakan hukum, sejak tahun 2025 sampai sekarang, kita sudah... kita melakukan pendekatan multi-door approach, sudah ada 94 kasus atau laporan polisi, kemudian dengan 106 tersangka. Khusus untuk 2026, total dari Januari sampai sekarang, 33 laporan polisi dan 36 tersangka dengan luas yang terbakar sejumlah 806,57 hektar,” ujar Herry.
Herry menyampaikan hasil pemetaan kasus menunjukkan karhutla di Riau berkaitan dengan aktivitas manusia, baik dilakukan secara sengaja maupun tidak disengaja.
“Untuk upaya pencegahan sekaligus memutus mata rantai karhutla yang disebabkan, semuanya disebabkan oleh manusia, Bapak. Setelah kita melihat data di 2021-2022 pada saat COVID itu zero Karhutla. Jadi semua saat ini yang dilakukan karhutla, semuanya dari manusia baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” katanya.