Prabowo Unggul di Survei Capres, PAN Anggap Sisa Euforia Pilpres 2019

Kiswondari ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 17:31 WIB
Prabowo Unggul di Survei Capres, PAN Anggap Sisa Euforia Pilpres 2019

Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id – Partai Amanat Nasional (PAN) tidak terkejut dengan sejumlah survei yang menempatkan Prabowo Subianto sebagai kandidat terkuat capres 2024. Hasil survei itu dianggap gambaran sisa euforia Pilpres 2019.

PAN juga tidak mempermasalahkan keunggulan Prabowo itu didapat dari basis pemilih sejumlah partai politik, yakni PAN, PPP dan Golkar. Hal ini dinilai wajar-wajar saja karena survei juga belum terlalu jauh dari pilpres lalu.

“Kita menghormati hasil survei itu. Kalaupun Prabowo unggul di basis PAN, itu juga sah-sah saja karena kan yang disurvei Prabowo bukan partai,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menduga hasil survei itu merupakan gambaran sisa-sisa euforia Pilpres 2019. Sebagian masyarakat merasa bahwa Prabowo-Sandi hampir menang dari Jokowi-Maruf Amin saat itu.

Kemungkinan lain, ada sebagian orang yang sudah memproyeksikan Prabowo agar maju lagi pada Pilpres 2024. Survei itu bisa jadi memberikan sinyal kepada mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

Saleh pun mempertanyakan maksud dan tujuan survei itu sehingga mereka merasa penting melakukan survei capres sekarang ini padahal, pemilu masih lama.

“Perubahan-perubahan dalam politik bisa cepat dan dinamis sekali dan dalam empat tahun ke depan masih ada perubahan-perubahan yang kita tidak tahu petanya seperti apa. Karena itu menurut saya masih terlalu dini untuk diberikan kesimpulan,” ucap Saleh.

Dia juga mengingatkan, survei yang terlalu dini tersebut berpotensi memantik kebisingan politik. Di sisi lain pemerintah juga baru bekerja. Sebaiknya, masyarakat fokus mengawal.

PAN, kata dia, ingin memberikan kesempatan pada pemerintah untuk menunaikan semua janjinya, yaitu memberikan pelayanan yang seutuhnya pada masyarakat. Jika sudah disibukkan dengan survei capres, tugas itu bisa saja malah tak dilakukan.

“Karena kalau diganggu dengan isu-isu seperti ini presiden malah enggak fokus dan partai malah hanya ke situ, bukan pada pengawasan bagaimana pemerintah memberikan pelayanan itu,” ujarnya.

Survei Indo Barometer pada 9-15 Januari 2020 menempatkan Prabowo sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi. Ketua umum Partai Gerindra itu meraup 22,5 persen.

”Kemudian disusul Anies Baswedan 14,3 persen; Sandiaga Salahuddin Uno 8,1 persen; Ganjar Pranowo 7,7 persen,; Tri Rismaharini 6,8 persen; dan nama lainnya di bawah 6 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, Minggu (23/2/2020).

Survei Median juga mengungkap hasil sama. Dari 23 tokoh nasional yang disurvei, Prabowo Subianto menempati posisi teratas sebagai sosok yang berpeluang menang dalam Pilpres 2024. Dia diikuti Anies Baswedan, Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Editor : Zen Teguh