Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Idrus Marham: Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat yang Sama Perbaiki Ekonomi Bangsa
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Ungkap Sosok yang Sangat Dihormatinya saat di Kopassus  

Rabu, 02 Februari 2022 - 18:43:00 WIB
Prabowo Ungkap Sosok yang Sangat Dihormatinya saat di Kopassus  
Prabowo Subianto semasa bertugas di Korps Baret Merah. (Foto: IG/Prabowo Subianto).
Advertisement . Scroll to see content

Untuk keperluan logistik selama 14 hari misalnya. Masing-masing prajurit membawa 28 kaleng ransum T2, berat per 1 kaleng 300 gram sehingga semuanya sekitar 13 kg. Belum termasuk peluru, pakaian cadangan dan lain-lain sehingga beban dalam ransel itu sekitar 18-20 kg. 

"Tindakan Pak Yunus ini nilainya lebih dari satu jam santiaji atau ceramah. Pemimpin kalau menanggung beban berat yang sama dengan anak buah, anak buah akan patuh dan setia," katanya.

Belajar dari sosok pemimpin yang dia kagumi itu, Prabowo menegaskan, seorang pemimpin tidak perlu bicara panjang lebar. Cukup memberikan teladan, maka akan berdampak besar terhadap anak buah. 

"Kesan yang saya rasakan dari kepemimpinan beliau juga adalah selalu tenang, tidak pernah panik, tidak pernah gugup,” ucapnya. 

Letjen TNI (Purn) Muhammad Yunus Yosfiah adalah salah seorang tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan pada masa pemerintahan Presiden BJ Habibie. Lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) 1965 ini pernah mengemban sejumlah jabatan strategis mulai dari Komandan Peleton Grup 2 Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD)/Kopassandha, Komandan Kompi Grup 2, Komandan Kompi Grup 4, Komandan Batalyon Infanteri 744 pada 1977 - 1979 dan Wakil Komandan Grup 3 Kopassandha. 

Yunus Yosfiah juga pernah menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Kodam XVI/Udayana, Komandan Komando Resor Militer 164/Wiradharma (1985 - 1987), Direktur Peningkatan Pembangunan dan Pendidikan Akademi Militer (1987 - 1989), Kepala Staf Kodam VI/Tanjungpura (1990 - 1993), Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (1993 - 1994). Dia pernah pula menjabat Panglima Kodam II/Sriwijaya (1994 - 1995), Komandan Sesko ABRI (1995 - 1997) dan Kepala Staf Sosial Politik ABRI (1997).

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut