Prabowo Usap Air Mata di Gontor, Teringat Warga Palestina: Mereka Dibantai-Dibom
Prabowo juga mengajak masyarakat berani melihat kelemahan yang masih dimiliki Indonesia. Dia menilai terdapat situasi saat seseorang sulit melihat kekurangan dirinya sendiri.
“Saya berharap dari generasi penerus, dari ustaz-ustaz, dari ulama-ulama, untuk bisa membangunkan keberanian untuk belajar dari kelemahan-kelemahan kita sendiri, kekurangan-kekurangan kita sendiri,” tuturnya.
Dia kemudian mengingatkan sejarah Indonesia yang pernah berada di bawah penjajahan bangsa lain. Menurut Prabowo, pengalaman tersebut merupakan kenyataan pahit yang perlu dipelajari.
“Bapak-bapak kita, eyang-eyang kita, kakek-kakek kita, pendahulu-pendahulu kita, berjuang, melawan. Tapi cukup lama kita berada di bawah telapak kaki bangsa lain. Ini pahit, tapi kita harus berani mengakui dan kita harus belajar dari situ. Dan kita harus bertekad, jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapa pun. Kita harus kuat,” pungkasnya.
Editor: Puti Aini Yasmin