Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Drone Hizbullah Tembus Langit Israel, Sirine Meraung
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit UNIFIL Prancis Gugur di Lebanon, Dipulangkan dengan Upacara Haru

Senin, 20 April 2026 - 14:16:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

BEIRUT, iNews.id - Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau UNIFIL menggelar penghormatan terakhir bagi prajurit asal Prancis, Florian Montorio, yang gugur dalam serangan di wilayah selatan Lebanon. Usai prosesi tersebut, jenazah Montorio kemudian dipulangkan ke Prancis.

Kepala Misi UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Montorio. Dia menekankan bahwa pengorbanan prajurit tersebut akan terus menjadi bagian dari semangat tugas para penjaga perdamaian.

“Anda telah memberikan segalanya yang Anda miliki demi perdamaian di tanah ini. Anda mendapat seluruh rasa hormat kami,” ujarnya dilansir dari Aljazeera, Senin (20/4/2026).

UNIFIL menjelaskan, Montorio tewas setelah terkena tembakan senjata ringan yang dilepaskan oleh pihak non-negara saat menjalankan tugas di lapangan. Peristiwa itu terjadi ketika patroli UNIFIL melakukan misi di Lebanon selatan, di tengah kondisi keamanan yang masih belum stabil.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut terdapat indikasi yang mengarah kepada kelompok Hizbullah sebagai pihak di balik serangan tersebut. Namun demikian, Hizbullah membantah tuduhan itu dan meminta agar dilakukan penyelidikan oleh otoritas Lebanon.

Sebelumnya, seorang anggota pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon dari UNIFIL dilaporkan tewas akibat serangan kelompok bersenjata pada Sabtu (18/4/2026). Kendaraan patroli milik pasukan Prancis tersebut diserang di sekitar Desa Ghanduriyah.

Serangan itu tidak hanya menewaskan satu personel, tetapi juga menyebabkan tiga lainnya mengalami luka-luka.

"Pagi ini, patroli UNIFIL yang membersihkan bahan peledak di sepanjang jalan di Desa Ghanduriyah, untuk membangun kembali akses dengan posisi UNIFIL yang terisolasi, diserang tembakan senjata ringan dari aktor non-pemerintah. Tragisnya, satu penjaga perdamaian meninggal dunia dan tiga lainnya luka, dua di antaranya dalam kondisi serius," bunyi pernyataan UNIFIL.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut