Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fix! Siswa SD-SMA Tak Boleh Pakai AI Instan seperti ChatGPT
Advertisement . Scroll to see content

Pratikno Sebut AI Bisa Ganggu Kognitif dan Kesehatan Mental Anak, Ini Penyebabnya! 

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:49:00 WIB
Pratikno Sebut AI Bisa Ganggu Kognitif dan Kesehatan Mental Anak, Ini Penyebabnya! 
Menko PMK Pratikno sebut AI bisa memengaruhi kognitif dan kesehatan mental anak. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah menyiapkan aturan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) bagi anak-anak. Langkah ini diambil setelah muncul kekhawatiran bahwa penggunaan AI secara berlebihan dapat mengganggu kemampuan kognitif dan daya kritis anak.

Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu alasan diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial. SKB itu ditandatangani di Heritage Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis (12/3/2026).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengatakan regulasi ini bukan untuk melarang penggunaan teknologi digital dan AI, tetapi untuk mengatur serta memitigasi risiko yang dapat muncul bagi anak.

Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri terkait AI bagi anak sekolah. (Foto: Niko Prayoga)
Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri terkait AI bagi anak sekolah. (Foto: Niko Prayoga)

"SKB ini bukan menghalangi, tetapi mengatur untuk memitigasi risiko di satu sisi dan sekaligus memastikan teknologi digital dan kecerdasan artifisial dapat memberdayakan anak-anak kita," ujar Pratikno.

Menurut dia, penggunaan teknologi digital yang tidak terkontrol, termasuk AI, berpotensi menimbulkan sejumlah dampak negatif bagi anak. Mulai dari menurunnya kemampuan kognitif, reflektif, hingga berkurangnya daya kritis.

Selain itu, penggunaan teknologi secara berlebihan juga bisa meningkatkan durasi waktu layar (screen time) yang pada akhirnya berpotensi memicu gangguan kesehatan mental dan berdampak pada performa akademik anak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut