Presiden Jokowi akan Bertemu Elon Musk, Bahas Pabrik Tesla di Indonesia?

Rilo Pambudi ยท Sabtu, 14 Mei 2022 - 20:41:00 WIB
Presiden Jokowi akan Bertemu Elon Musk, Bahas Pabrik Tesla di Indonesia?
Pabrik Tesla di Indonesia (Foto: Craig Adderley/ Pexels)

JAKARATA, iNews.id - Pabrik Tesla di Indonesia kemungkinan besar akan segera berdiri. Sebab, hubungan kerja sama antara Indonesia dengan perusahaan kendaraan listrik asal Amerika Serikats semakin lengket. 
  
Setelah beberapa waktu lalu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Elon Musk selaku pemilik Tesla Inc, kini Presiden Jokowi dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan orang terkaya di dunia tersebut.

Pertemuan itu rencananya akan dilakukan ketika Jokowi melawat ke Amerika Serikat guna menghadiri KTT Khusus ASEAN - AS di Washington DC, 10 hingga 14 Mei 2022.

Rencana pertemuan Jokowi dan Elon Musk tersebut sempat dikonfirmasi oleh Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin (5/9/2022). Melalui siaran di channel YouTube Sekretariat Presiden, tim dari Tesla mengunjungi kantornya di Jakarta untuk membahas perihal kerja sama.

Luhut mengatakan bahwa tim Tesla saat itu juga sedang berada di Indonesia dan ingin melakukan peninjauan ke lapangan ke Morowali. Hal itu tentunya terkait dengan potensi sumber daya nikel yang ada di sana.

"Lagi kita atur ketemunya mau di mana jadinya. Sekarang timnya Tesla ada di kantor saya sedang bicara. Tadi makan siang, nanti makan malam," ungkap Luhut dalam dilansir iNews.id pada Kamis (12/5/2022).

Berdasarkan pernyataan tersebut, tampak jelas bahwa hubungan antara Indonesia dan Tesla akan semakin dekat. terlebih, Luhut mengatakan bahwa Tesla sejauh ini sangat puas dengan data yang ada di Indonesia.

"Besok ke lapangan besok tinjau ke Morowali ke mana-mana, tadi mereka sangat puas dengan data yang mereka dapat sampai hari ini," ucap Luhut.

Hentikan Produksi di Shanghai, Tesla akan Bangun Pabrik di Indonesia?

Dikutip dari MNC Portal yang melansir Antara News, Tesla dikabarkan bakal menghentikan menghentikan produksi di Shanghai. Hal itu karena ada masalah dengan jaminan suku cadang untuk kendaraan listriknya. Keterbatasan tersebut membuat Tesla kesulitan untuk memproduksi kendaraannya.

Shanghai memasuki di minggu keenam sejak upaya penguncian Covid-19 yang intensif. Hal itu yang telah menguji kemampuan produsen untuk beroperasi di tengah pembatasan keras pada pergerakan orang dan material.

Untuk itu, telah merencanakan hingga minggu lalu untuk meningkatkan produksi ke tingkat pra-lockdown minggu depan.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: