Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Jokowi: Pandemi Covid-19 Memaksa Kita untuk Berubah

Senin, 16 Agustus 2021 - 09:55:00 WIB
Presiden Jokowi: Pandemi Covid-19 Memaksa Kita untuk Berubah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sidang Tahunan MPR (YouTube/Sekretariat Kabinet)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk berubah. Perubahan itu dilakukan dengan meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan seperti memakai masker dan tidak bersalaman.

"Pandemi Covid-19 telah memacu kita untuk berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang  tidak relevan dan menerobos ketidakmungkinan," kata Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Tahunan MPR, Senin (16/8/2021).

Jokowi menambahkan, saat ini seluruh manusia dipaksa untuk membangun normalitas baru. Tak hanya itu, orang-orang juga melakukan hal yang selama ini dianggap tabu.

"Kita dipaksa melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman dan   tidak membuat keramaian adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu," katanya.

Lebih lanjut Jokowi menambahkan, kebiasaan baru seperti bekerja dari rumah, pendidikan jarak jauh, rapat dan sidang secara daring kini dilakukan tanpa ragu.

"Di tengah dunia yang penuh disrupsi sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani  untuk mengkreasi hal-hal  baru merupakan fondasi untuk membangun Indonesia  Maju," katanya.

Jokowi menyebut, jika ini menjadi salah satu usaha untuk bermigrasi ke era Revolusi Industri 4.0.

"Kita telah berusaha bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 ini, agar bisa bekerja lebih efektif,  lebih  efisien, dan lebih produktif," kata dia.

"Adanya Pandemi Covid-19 sekarang ini, akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita," kata Jokowi.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut