Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap, Ini Kata Sekjen Perindo

Ilma De Sabrini ยท Minggu, 12 Mei 2019 - 15:56:00 WIB
Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap, Ini Kata Sekjen Perindo
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ahmad Rofiq. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial HS pada Minggu (12/5/2019) pagi pukul 08.00 WIB. Pria yang ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) ini, mengancam bakal memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sekeretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ahmad Rofiq mengapreasiasi keberhasilan polisi yang meringkus terduga pelaku yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi. Penangkapan tersebut juga dinilai sebagai bentuk perlindungan penegak hukum terhadap keselamatan terduga pelaku.

"Kita mengapresiasi kepada kepolisian yang telah melakukan tindakan yang sangat cepat. Ini penting demi keselamatan orang tersebut karena dalam situasi seperti ini apa pun bisa terjadi," katanya saat dihubungi iNews.id melalui pesan singkat, Minggu (12/5/2019).

Menurut Rofiq, semua warga negara berhak mendapatkan perlindungan dari aparat kepolisian. Dia juga menilai ancaman bisa terjadi kepada siapa saja, terlebih bagi seorang kepala negara. Sehingga, tindakan kepolisian sudah tepat segera mengamankan terduga pelaku.

"Ancaman itu bisa terjadi kepada siapa saja dan siapa pun yang mengancam, apalagi presiden yang diancam. Tentu ini bisa membahayakan buat bangsa dan negara. Maka penting tindakan itu harus diberikan kepada yang memberikan ancaman," jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat, 12 Mei 2019 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap terduga pelaku pengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Pelaku merupakan seorang pria berinisial HS dan merupakan salah satu Warga Palmerah, Jakarta Barat.

"Dia ditangkap di kawasan Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada hari Minggu, Tanggal 12 Mei 2019, pukul 08.00 WIB," kata Argo kepada iNews.id saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (12/5/2019).

Relawan Jokowi Mania melaporkan HS kepada pihak kepolisian atas tindakannya di dalam video yang viral. Dari video viral itu diduga HS mengucapkan kata-kata "Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya. Demi Allah."

Sesuai aturan yang berlaku, HS disangkakan melanggar Pasal 104 KUHP, Pasal 27 ayat 4 junto Pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.


Editor : Djibril Muhammad