Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook
Advertisement . Scroll to see content

Prime Show iNews Kamis Pukul 20.00, Kupas Tuntas Sekolah Buka Lagi

Kamis, 26 November 2020 - 12:35:00 WIB
Prime Show iNews Kamis Pukul 20.00, Kupas Tuntas Sekolah Buka Lagi
Program Prime Show di stasiun televisi iNews pada Kamis (26/11/2020) malam ini pukul 20.00 WIB akan mengupas tentang rencana sekolah tatap muka. (Foto: MNC Media).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan terkait sekolah tatap muka di tengah pandemi. Nadiem kini memperbolehkan pembelajaran tatap muka mulai semester genap 2020/2021, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

Keputusan pembukaan sekolah akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kepala sekolah, dan orang tua melalui komite sekolah.

"Pemerintah pada hari ini melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah, kanwil atau kantor Kemenag untuk menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di bawah kewenangannya," kata Nadiem Makarim dalam siaran YouTube Kemendikbud, Jumat (20/11/2020).

Realistiskah kebijakan tersebut? Federasi Guru Seluruh Indonesia (FSGI) mengaku, mayoritas sekolah tidak memiliki pedoman berperilaku bagi seluruh warga sekolah ketika akan memulai pembelajaran tatap muka. Hal itu terlihat dari pantauan FSGI, pada Oktober lalu yang menyebutkan mayoritas sekolah di pulau Jawa tidak mengetahui pedoman berperilaku bagi warga sekolah.

Siapa lagi yang bersuara tentang dibukanya sekolah? Tentu saja Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Mereka meminta pemerintah daerah, tetap harus memperhatikan rencana pembukaan sekolah di tahun ajaran genap 2020/2021.

Hal ini karena masih ada potensi penularan Covid-19. KPAI pun turut mengutarakan kekhawatirannya. "Jika sekolah belum mampu memenuhi infrastruktur dan protokol/SOP, maka tunda dulu buka sekolah," kata Komisioner KPAI Retno Listyarti.

Wacana sekolah tatap muka perlu dikritisi. Pertama, tingkat sebaran Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Perlu bagi pemerintah memaksimalkan pengendalian kasus terlebih dahulu.

Kedua, pemilihan kepala daerah (pilkada) dan libur panjang Natal dan tahun baru diprediksi menjadi klaster baru Covid-19. Ketiga, risiko keamanan siswa harus diutamakan.

Lantas, apa kata siswa dan mahasiswa dengan wacana sekolah tatap muka? Apakah mereka menyambut dengan suka cita atau justru lebih waspada?

"Prime Show" Kamis 26 November 2020 bakal mengundang Dirjen PAUD & Dikdasmen Kemdikbud dan 20 pelajar, serta mahasiswa untuk bersuara secara langsung.

Tommy Tjokro akan mengulasnya secara mendalam dalam program "Prime Show", Kamis 26 November 2020, pukul 20.00 WIB secara langsung, hanya di iNews. Acara ini juga bisa disaksikan di aplikasi RCTI+ atau www.rctiplus.com.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut