Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Universitas di Korea Perketat Aturan, Pelaku Kekerasan Ditolak Masuk Perguruan Tinggi
Advertisement . Scroll to see content

Prof Kumba Mundur dari Dekan Unas, Buntut Tudingan Catut Dosen Malaysia di Jurnal Ilmiah

Jumat, 19 April 2024 - 22:56:00 WIB
Prof Kumba Mundur dari Dekan Unas, Buntut Tudingan Catut Dosen Malaysia di Jurnal Ilmiah
Profesor Kumba Digdowiseiso (dok. Unas)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Profesor Kumba Digdowiseiso mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (Unas) Jakarta. Langkah ini dilakukan buntut dirinya dituding mencantumkan nama orang lain dalam publikasi ilmiah.

Prof Kumba menyebut langkah pengunduran diri ini bentuk pertanggungjawaban akademis.

"Pengunduran diri saya ini merupakan bentuk pertanggungjawaban akademis saya kepada Rektor Unas dan sivitas akademika agar tidak membebani kampus dalam melakukan investigasi terhadap persoalan yang sedang saya hadapi," kata Kumba di Kampus Unas, dikutip Jumat (19/4/2024).

Berdasarkan laman retractionwatch.com pada 11 April 2024 lalu, Kumba dituding mencatut nama dosen dari Malaysia dalam jurnal ilmiah.

Kumba menegaskan, tuduhan terhadap dirinya itu tidak benar dan tidak memiliki dasar. Dia mengklaim ada kesan nama baiknya dijatuhkan.

"Saya sangat menjunjung tinggi integritas akademis, dan oleh karenanya saya bersedia dan siap untuk menjalani proses terkait dengan tuduhan, dugaan dan fitnah yang ditujukan pada saya sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku," ujar Kumba.

Dia berharap semua pihak mengedepankan sikap yang objektif dan rasional terkait permasalahan ini. Menurutnya pernyataan ini perlu disampaikan untuk menjaga perasaan istri dan kedua anaknya yang bersekolah.

"Perlu diketahui bahwa selama 7 hari sejak persoalan ini mencuat ke publik, saya sangat menghormati proses investigasi internal yang sedang berlangsung walaupun saya sadar setiap waktu yang dilewati akan mengorbankan nama baik saya di media," ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut