Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : John Tobing Pencipta Lagu Darah Juang Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Profil John Tobing, Pencipta Lagu Darah Juang yang Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:09:00 WIB
Profil John Tobing, Pencipta Lagu Darah Juang yang Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun
Profil John Tobing, pencipta lagu Darah Juang yang meninggal dunia Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.idProfil John Tobing banyak dicari publik usai kabar kematiannya mengejutkan media sosial. Almarhum adalah sosok di balik lagu perjuangan mahasiswa berjudul 'Darah Juang'. 

Pencipta lagu Darah Juang, John Tobing alias Johnsony Maharsak Lumban Tobing meninggal dunia pada Rabu malam (25/2/2026) di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), Yogyakarta, sekitar pukul 20.45 WIB. Almarhum mengembuskan napas terakhir di usia 60 tahun.

Jika Anda belum mengenal almarhum, artikel ini akan membahas siapa sebenarnya John Tobing. Berikut ulasan selengkapnya tentang profil John Tobing. 

John Tobing meninggal dunia pada Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: Instagram)
John Tobing meninggal dunia pada Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: Instagram)

Profil John Tobing, Pencipta Lagu Darah Juang yang Meninggal Dunia

John Tobing, sosok yang akrab disapa Bang John oleh kawan-kawannya, dikenal bukan hanya sebagai musisi tetapi juga sebagai aktivis pergerakan mahasiswa. Lagu Darah Juang yang diciptakan pada awal 1990-an menjadi anthem simbol perjuangan dan perlawanan, terutama pada masa gelombang aksi Reformasi 1998 yang mengguncang Indonesia. 

Lagu ini terus dinyanyikan generasi aktivis hingga kini, menjadikannya bagian penting dari sejarah musik perjuangan di Tanah Air.

Pria kelahiran Binjai, Sumatera Utara, pada 1 Desember 1965 itu menempuh pendidikan di Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dan aktif dalam organisasi mahasiswa serta aksi-aksi sosial sejak masa kuliah. 

Semangatnya yang kuat untuk menciptakan karya bermuatan kritik sosial dan solidaritas membawa Darah Juang menjadi suara kolektif bagi ribuan mahasiswa dan rakyat dalam berbagai peristiwa sosial-politik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut