Profil Kolonel CPM Yogaswara, Ketua Tim Penyidik Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas

Felldy Utama ยท Senin, 31 Agustus 2020 - 03:03:00 WIB
Profil Kolonel CPM Yogaswara, Ketua Tim Penyidik Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan pers mengenai penanganan kasus penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur di Mabesad, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2020). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menunjuk Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodam Jaya Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara sebagai ketua tim penyidik kasus penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Andika memerintahkan agar kasus ini diusut tuntas.

Dalam konferensi pers di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Minggu (30/8/2020), Andika terlihat begitu emosional. Dia menilai insiden penyerangan Mapolsek Ciracas yang dilakukan oknum prajurit TNI AD telah mencoreng nama baik TNI.

“Ini sangat meresahkan, sangat memalukan, dan sangat merugikan nama Angkatan Darat,” kata KSAD.

Andika menuturkan, 12 prajurit telah diperiksa terkait insiden penyerangan tersebut. Mereka juga telah ditahan di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Menurut dia, jumlah terperiksa akan bertambah. Selain mereka direncanakan 19 orang lagi akan diperiksa sehingga tahap awal akan ada 31 oknum prajurit TNI AD yang akan menjalani pemeriksaan.

KSAD sekaligus meminta masyarakat agar melaporkan kepada TNI AD jika memiliki informasi berkaitan dengan penyerangan tersebut. Masyarakat dapat melaporkan kepada Danpom Kodam Jaya Kolonel CPM Yogaswara maupun danpuspomad.

“Kolonel Yogaswara ini adalah ketua tim penyidik lapangan yang juga menjabat sebagai Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, ini nomor HP-nya. Kami mohon dengan sangat segala informasi yang diketahui oleh warga masyarakat maupun prajurit TNI Angkatan Darat tentang para pelaku. Kami tunggu informasi di nomor HP ini," kata Andika, seraya menunjukkan kertas berisi nomor ponsel Yogaswara serta danpuspomad.

Kolonel CPM AS Yogaswara saat dilantik sebagai Danpomdam III/Siliwangi pada 2018. Yogaswara kini menjabat Danpomdam Jaya. (Foto: Sindonews).
Kolonel CPM AS Yogaswara saat dilantik sebagai Danpomdam III/Siliwangi pada 2018. Yogaswara kini menjabat Danpomdam Jaya. (Foto: Sindonews).

Mapolsek Ciracas dibakar sekelompok orang pada Sabtu (29/8/2020) dini hari. Pelaku yang diperkirakan berjumlah 100 orang itu juga merusak kendaraan dinas di mapolsek serta menghancurkan kaca-kaca bangunan.

Tidak hanya itu, mereka juga membakar halte Transjakarta tak jauh dari mapolsek. Seorang pengendara motor juga dianiaya oleh kelompok yang ditengarai kawan-kawan Prada MI tersebut.

Aksi anarkistis bermula ketika Prada MI mengalami kecelakaan tunggal. Namun tersiar kabar MI terluka karena dikeroyok. Hoaks inilah yang memicu gerombolan bersenjata tajam itu mengamuk.

Menurut Andika, mereka yang terbukti melakukan aksi brutal itu tidak hanya dihukum berdasarkan tindak pidana yang mereka lakukan, namun juga bakal dikenai pidana tambahan berupa pemecatan.

"Lebih baik kita kehilangan 31 prajurit atau berapa pun itu, daripada nama TNI Angkatan Darat terus dirusak oleh tingkah laku oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu," kata mantan Danpaspamres ini.

Lulusan Akmil 1995

Yogaswara merupakan abituren (lulusan) Akademi Militer 1995 dari kecabangan Corps Polisi Militer (CPM). Dia mulai menjabat Danpomdam Jaya pada 8 Juli 2020. Saat itu dia dilantik Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono (kini Pangkostrad).

Yogaswara dipromosikan ke Ibu Kota dari sebelumnya sebagai Danpomdam III/Siliwangi, Bandung. Saat itu dia menggantikan Kolonel CPM Bambang Sucokro yang diberi tugas baru di Puspomad. Yogaswara sebelumnya menjabat sebagai Pamen Mabes TNI dan Kasat Idik POM TNI.

Karier Yogaswara dinilai bagus aat memimpin Pomdam III/Siliwangi. Salah satu perkara menonjol yang ditanganinnya yaitu saat memproses hukum oknum prajurit TNI AD yang mencemari Sungai Citarum dengan membuang limbah medis.


Editor : Zen Teguh