Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi TNI, Mayjen Hendy Antariksa Jabat Pangdam Bukit Barisan
Advertisement . Scroll to see content

Profil Letjen Richard Tampubolon, Anak Wartawan yang Jadi Kasum TNI

Minggu, 28 Juli 2024 - 10:48:00 WIB
Profil Letjen Richard Tampubolon, Anak Wartawan yang Jadi Kasum TNI
Letjen TNI Richard TH Tampubolon saat menjabat Pangkogabwilhan III (memakai kaca mata hitam). (Foto: Penkogabwilhan III)
Advertisement . Scroll to see content

Mula Jadi dikenal sebagai salah satu sosok dihormati warga Sumsel. Dia pernah menjadi wartawan, politikus hingga pengusaha sukses. Mula Jadi juga tercatat pernah menjadi ketua Komisi Tinju Indonesia Sumsel.

Richard Tampubolon juga memiliki saudara kandung yang berkarier di militer. Adiknya, Benny Tampubolon bertugas di Kodam II Sriwijaya.

Operasi Tumpas Teroris di Poso

Richard memimpin Operasi Gabungan Khusus Tricakti. Pasukan elite TNI itu menembak mati dua terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora di Poso dan Parigi Moutong.

Richard menuturkan, penembakan terjadi di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (11/7/2021). Tim Tricakti yang dipimpin Lettu Infanteri David Manurung dari Kopassus berhasil menyusup ke lokasi persembunyian.

Menurut Richard, unit kecil itu berkekuatan 5 orang. Mereka menembus hutan lebat dan melalui medan sulit untuk sampai pada persembunyian kelompok terduga teroris itu.

Tim Tricakti berhasil mendekati camp kelompok teroris MIT secara senyap dan penuh kerahasiaan, bahkan seluruh anggota Tim harus merayap ke sasaran sejauh 500 meter sejak pukul 22.00 Wita tadi malam sampai dengan penyergapan pukul 03.00 Wita,” kata Richard.

Dia menjelaskan, pada jarak 5 meter dari posisi pengintaian Tricakti, terlihat camp teroris MIT agak samar karena kondisi cuaca gelap disertai hujan. Lima teroris MIT Poso saat itu dalam posisi sedang istirahat. 

Setelah diyakini benar, Dantim Tricakti 2 Lettu Inf David Manurung langsung memberikan perintah untuk membuka tembakan guna melumpuhkan kelompok MIT tersebut.

“Dengan tewasnya dua orang tersebut (Rukli dan Ahmad Panjang) diduga ada juga yang melarikan diri,” ujarnya

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut