Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, bakal Diunggah Bonatua ke Medsos Malam Ini
Advertisement . Scroll to see content

Protokol Covid-19, KPU Siapkan APD untuk Petugas Pemilu Juni-Juli 2020

Selasa, 16 Juni 2020 - 16:58:00 WIB
Protokol Covid-19, KPU Siapkan APD untuk Petugas Pemilu Juni-Juli 2020
Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan berbagai persiapan untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang. Persiapan itu termasuk menyangkut pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas pemilu.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, APD nantinya akan dibagikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kebutuhan APD ini mengingat Pilkada Serentak 2020 berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19.

"Kita belum sampai di tahap (pengadaan) logistik seperti kotak suara, surat suara, tinta, alat tulis dan lainnya. Tetapi ada logistik untuk Juni dan Juli yang perlu kita siapkan, apa itu? Perlengkapan APD untuk PPK dan PPS," kata Arief dalam Webinar Pemilu Rakyat 2020 bertajuk Pemilu Serentak di Tengah Pandemi, Selasa (16/6/2020).

Menurut Arief, pada 24 JuniKPU akan memulai verifikasi faktual dukungan bagi calon perseorangan. KPU telah mengingatkan pada KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk mempelajari betul dan melaksanakan dengan baik berbagai ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan.

Sebagai permulaan, KPU Pusat pada hari ini akan mengirimkan surat edaran agar seluruh KPU tingkat daerah untuk melaksanakan protokol Covid-19. Pelaksanaan protokol ini juga wajib dilakukan semasa kampanye.

Webinar Pemilu Rakyat 2020 membahas persiapan Pilkada Serentak di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19. Selain Arief, hadir sebagai narasumber yakni Ketua Bawaslu Abhan, anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia dan Ketua KPI Agung Suprio.

Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga, menuturkan, pesta demokrasi di tengah situasi pandemi Covid-19 akan menunjukkan kedewasaan Indonesia sebagai bangsa yang demokratis. Indonesia bukan satu-satunya negara yang menyelenggarakan pemilu dalam suasana pandemi.

"Kita ingin menunjukkan seperti bangsa-bangsa lain di dunia yang menyelenggarakan pemilunya di tengah serangan Covid-19. Catatan kami sekitar 47 negara yang tetap melaksanakan pemilu, entah itu pilpres, pileg, pemilu lokal dan pemilu pendahuluan. Ini kita pelajari bahwa memungkinkan," katanya.

Dia mengingatkan, keputusan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 sebaiknya tidak dipandang dari sisi politik. Jika dipelajari lebih lanjut, pilkada juga akan memengaruhi aspek pemulihan ekonomi. Pelaksanaan pemilu yang berjalan aman dan lancar akan meyakinkan investor.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut